This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, March 21, 2016

Hikayat Aceh Prang Sabi yang menggetarkan Hati

http://zulfanmurdani.blogspot.com/2016/03/hikayat-aceh-prang-sabi-yang.html

Subhanallah wahdahu wabihamdihi.
Khalikulbadri wallaili A’zawajallah.
Ulön pujoe pòe sidroe posyukur keu rabbi yaaa ainiii.
Keu Kamoe Neubri beu suci Aceh Muliaa.
Taajak prang musöh beuruntoeh dum sitre Nabi.
Yang meu ungkie keu Rabbii keu poe yg Esa. Meusö han tèm prang cit
malang celaka teuboh rugö roh.
Suruga tan roeh rugo roeh bala Neurka.
Meusoe nyang them prang chit meunang metuah tuböh.
Syurga Lusòh yg that röh Geubri keu gata.
Lindung gata seugala yg Mujahiddin Mursalin.
Tiep2 mukim iklim Aceh Sumatra.
Yang Meubahgia seujahtera syahid dalam praang.
Allah Nepulang Dendayang Budiaadari.
Hoeka siwa sirawa syahid dalam prang dan meunang.
Di peurabb riejang bak Cutbang saleum Lee Neubri.
Salam A’laikom-2 TengkuMeutuah.
Katroeh Neulangkah ya Allah Keunoe bak Kamöe.
Amanh Nabi lah Nabii hana Neu ubah-2.
Surruga Indah yaa Allah pahlwn Prang sabi.
Ureung binoe lah Binoe geumøe meu kiaaam.
Aneuk jak lam prang peutamng amanh Nabi. Meubek tataköet tasuröet
anek seunapan bangswan.
Aneuk meuriam ya Allah atra sipai.
Ureung yg syahd lahsyahd bek ta kheun matée.
Beuthat beu tanléee ya Allah nyawöeng lam badan.
Ban sarée kenöng lah  keunöng senjta kafe lahkafe.
Keu nan teuka lée ya Allah peumudaa seudang.
Budiadari meunanti di döeng di pandanggg.
Dipréeeh Cut  Abang jak meucaang dlm prang sabi.
Hoka judöe rakan euu syahiid dlm prang dan seunang.
Dipeuraab rijang peutamoeng syurga tinggi.
Dimat kipah lah kipah saböh bak jaröe.
Dipréeeh judöe wöe ya Allah dlm prang sabi.
Geucok disinan disinaan geubaa u-dalam u-dalam.
Di peuduek sajan ya Allah ateh kurusi.
Ngon ija putéeh lahputéeh Geusaampöh darah lahdarah.
Ngon ija mirah lah  mirah Geusampöh gakie.
Rupa Geuuh putéeh lahputéeh sang2 buléen traang di awan.
Watée tapaandang ya Allah seunang lam hatée.
Darah yg hanyie lahhanyie gadöh di badan.
Geu ubah lée Tuhaan ya Allah dengon kasturi.
Dikamöe Aceh lah Aceh darah peujuaang peu-juang.
Neubrie beurijaang ya Allah Aceeh Merdeka.
Share:

Thursday, March 10, 2016

Pendidikan Berbasis Syariat Islam Di Aceh

Ketika kita mencoba berfikir tentang apa yang paling tepat dipersiapkan oleh sebuah bangsa yang ingin maju? Semua orang bijak seakan telah sepakat bahwa hanya satu kata yang tepat sebagai jawabannya yaitu pendidikan. Pendidikanlah yang akan menentukan corak masa depan bangsa dan agama. Tak dipungkiri sejarahpun telah membuktikan bahwa bangsa yang unggul dalam peradaban selalu dimulai dengan kemajuan pendidikannya.
            Tidak diragukan lagi bahwa proses pembangunan sumber daya manusia adalah sebuah langkah logis menuju kegemilangan hidup. Tujuan pendidikan adalah mempersiapkan generasi muda untuk mendidik diri mereka sendiri seumur hidup mereka. Dalam konteks ini Franklin D Roosevelt “kita tidak selalu bisa membangun masa depan bagi generasi muda, tapi kita bisa membangun generasi muda untuk masa depan”
Dalam upaya membangun generasi muda masa depan dibutuhkan sebuah proses pendidikan yang holistik dan berkesepaduan. Bagaimanapun, pendidikan sebagai proses penyemaian karakter tidak akan maksimal jika dilakukan secara parsial dan terpisah-pisah. Dengan kata lain sebuah proses pendidikan idealnya harus berjalan sehaluan dalam bingkai tri pusat pendidikan (keluarga, sekolah dan masyarakat), keluarga akan memberi dampak dari sikap pola pikir seseorang baik itu ilmu pengetahuan maupun cara seseorang berbicara mnyampaikan ilmu yang dia punya begitu juga sekolah dan lingkungan disekitar tempat tinggal karena dari situlah karakter dan ilmu yang paling mudah didapatkan seseorang, jika kita berada dilingkungan yang buruk maka buruk pula ilmu dan sikap yang kita miliki begitu juga jika kita berada di lingkungan yang baik maka baiklah sikap seseorang. Kesepaduan elemen penting inilah yang akan menentukan keberhasilan proses pendidikan yang seimbang dan menyeluruh.

Pertanyaan yang paling sering muncul ke permukaan masyarakat adalah, bagaimana caranya untuk memulai menetapkan syariat islam khususnya di negeri yang terkenal dengan syariat islam yaitu Aceh. Mengingat bahwa awal dari segala sesuatu untuk membentuk pola pikir masyarakat adalah dengan pendidikan. Pendidikan sejak dini terhadap syariat islam mungkin dapat menjadi gerakan besar untuk membumikan syariat islam secara kaffah di Aceh.

Share:

My Blog List

Powered by Blogger.

Labels

Blogger templates

Categories